Kilas Berita
Berita
...

Program "Ketuk Pintu Melayani Dengan Hati" Dinilai Dukung Program Universal Health Coverage BPJS

Pengunjung :   Kategori : politik-pemerintahan, Tanggal : 08 / 06 / 2021

Selatpanjang - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal ini Bupati H. Muhammad Adil SH, akan menerima penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, penghargaan itu diberikan atas dukungan Pemkab. Meranti melalui program "Ketuk Pintu Melayani Dengan Hati" yang dinilai mendukung program Universal Health Coverage yang memastikan setiap warganya memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu.
 
Terkait penyerahan penghargaan itu dibenarkan oleh Kepala BPJS Meranti Meranti Abdullah.
 
"Ya benar Pemkab. Meranti akan menerima Piagam penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan Atas dukungan mensukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui Program Ketuk Pintu Melayani Dengan Hati Tahun 2021," ujar Abdullah kepada rekan media, Selasa (8/6/2021).
 
Dikatakan Abdullah, menurut rencana penghargaan itu akan diserahkan oleh Kepala BPJS Cabang Dumai drg. Herie Wibhawa AAK kepada Bupati Kepulauan Meranti H.M Adil di Pekanbaru pada Rabu (9/6/2021).
 
Seperti diketahui, program Universal Health Coverage BPJS Ketenagakerjaan merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif bermutu.
 
Lebih jauh dijelaskan Abdullah, Pemkab. Meranti dibawah pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati H.M Adil-H. Asmar melalui program "Ketuk Pintu Melayani Dengan Hati" dinilai telah mendukung program Universal Health Coverage BPJS Ketenagakerjaan.
 
Dimana melalui program "Ketuk Pintu Melayani Dengan Hati" Pemkab. Meranti telah berupaya melakukan pendataan permasalahan tiap masyarakat khususnya dibidang kesehatan agar dapat dituntaskan secara cepat, terukur dan tepat sasaran.
 
Selain itu Pemkab. Meranti juga telah memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit dengan hanya menunjukan KTP saja.
 
"Dengan kemudahan berobat pakai KTP ini kami menilai sangat mendukung program Universal Health Coverage dan program ini dapat diselaraskan dengan program yang ada di BPJS," jelasnya.
 
Penyelarasan yang dimaksut selain menggunakan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga dapat menggunakan KTP mengacu pada NIK yang bersangkutan.
 
Kemudian untuk menjalankan program berobat hanya menggunakan KTP yang digagas oleh Pemkab. Meranti saat ini, menurut Abdullah sangat mudah sebab hanya melanjutkan program Universal Health Coverage yang pernah dijalankan oleh Pemkab. Meranti pada tahun 2019 lalu. Ketika itu Pemkab. Meranti pernah menjalankan program yang sama untuk mengkover pelayanan kesehatan bagi 98 persen penduduk di Meranti. Namun akibat keterbatasan anggaran program Universal Health Coverage di Meranti terjadi penurunan menjadi 81 persen saat ini.
 
"Dengan komitmen Bupati Meranti saat ini kita dapat meningkatkan Universal Health Coverage di Meranti menjadi 100 persen, sehingga masyarakat Meranti yang BPJS-nya tak aktif bisa kita aktifkan lagi jika itu berjalan mau pakai JKN atau KTP sudah bisa," ucapnya.
 
Abdullah menegaskan jika program Universal Health Coverage di Meranti mampu mengkover 100 persen masyarakat, maka dapat dipastikan seluruh masyarakat Meranti akan dapat menikmati layanan kesehatan, sebab melalui aplikasi yang ada di BPJS dapat menjembatani masyarakat untuk berobat secara Online dimanapun berada.
 
"Sebab dari tingkat Puskesmas hingga Rumah Sakit sudah ada aplikasi yang menjembatani masyarakat Meranti untuk berobat online," pungkasnya. ( MC Meranti/Humas/Na).