Kilas Berita
Berita
...

Pembangunan Jembatan Sei Tohor Kiri Dianggarkan Rp27 Miliar

Pengunjung :   Kategori : transportasi, Tanggal : 23 / 05 / 2019

MERANTI - Masyarakat Kecamatan Tebingtinggi Timur, lebih khusus Desa Sei Tohor Kiri dan sekitarnya boleh merasa lega dan bangga. Pasalnya, di tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, Riau, mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp27 miliar untuk pembangunan jembatan lintas desa tersebut.

Terkait program pembangunan jembatan di wilayahnya itu, Pj Camat Tebingtinggi Timur, Rayan Pribadi SH mengaku sangat berterima kasih kepada Pemkab karena telah memperhatikan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakatnya.

"Kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya pembangunan jembatan tersebut. Mudah-mudahan bisa terwujud di tahun 2019 ini," ucapnya.

Diakui Rayan, sebenarnya masyarakat di Desa Sei Tohor Kiri dan sekitarnya sudah sejak lama mendambakan akses jalan dan jembatan penyeberangan lintas desa yang memadai serta representatif untuk dilalui.

"Saya kira sudah lama mereka terisolir. Mereka membutuhkan infrastruktur yang bagus untuk beraktifitas. Alhamdulillah, akhirnya Pemkab merealisasikan harapan masyarakat," tutur mantan Sekcam Rangsang itu.

Mudah-mudahan, harapnya pula, keberadaan jembatan lintas desa ini nantinya menjadi salah satu pendukung upaya Pemkab dalam meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Bahkan, bisa memperlancar berbagai urusan warga setiap harinya.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama mendukung dan mengawasi setiap program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Kepulauan Meranti, khususnya di Kecamatan Tebingtinggi Timur ini," ajaknya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kepulauan Meranti, H Herman, melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Herianto mengungkapkan proyek pembangunan untuk jembatan Sei Tohor Kiri saat ini sudah dimulai proses pekerjaan oleh rekanan pemenang tender.

"Pembangunan jembatan itu sudah dimulai proses pekerjaannya. Saat ini sudah dilakukan pemancangan tiang. Mudah-mudahan bisa tuntas dibangun dalam tahun ini juga," ungkap Herianto. (humas/015)